nama ustad: ust . ahmad sarwat , lc . , ma

judul: sikap bagai umat islam hadap alir dan pikir sesat

isi: assalamu alaikum wr . wb . ustadz, makin hari mulai makin asa berat saja ya ustadz yang hadap islam akhir - akhir ini . muncul ajar - ajar yang bawa nama islam tetapi yang tidak aku nabi kita muhammad saw bagai nabi akhir lah , atau sholat yang mulai laku cara aneh - aneh lah , atau yang tidak perlu puasa ramadhan lah , tetapi mereka jalan ajar layak seperti ajar islam . apa itu semua trik kaum kafir untuk jauh umat islam dari ajar islam yang murni , atau ada fenomena apa , ya ustadz ? atau ini tanda - tanda akhir zaman ? lalu bagaimana kita bagai muslim untuk sikap ?, demikian saja ustadz , wassalamualaikum wr . wb .

jawaban1: mon 20 february 2006 05 : 01, 5 . 913 views, assalamu alaikum wr . wb . ustadz, makin hari mulai makin asa berat saja ya ustadz yang hadap islam akhir - akhir ini . muncul ajar - ajar yang bawa nama islam tetapi yang tidak aku nabi kita muhammad saw bagai nabi akhir lah , atau sholat yang mulai laku cara aneh - aneh lah , atau yang tidak perlu puasa ramadhan lah , tetapi mereka jalan ajar layak seperti ajar islam . apa itu semua trik kaum kafir untuk jauh umat islam dari ajar islam yang murni , atau ada fenomena apa , ya ustadz ? atau ini tanda - tanda akhir zaman ? lalu bagaimana kita bagai muslim untuk sikap ? " , " demikian saja ustadz , wassalamualaikum wr . wb . " , " n " , " boleh saja bagi di antara kita menganalisa demikian , misal semua ini adalah trik musuh - musuh islam , atau bahkan juga rupa tanda - tanda akhir zaman . namun lepas dari semua analisa itu , ada satu hal yang juga jangan sampai kita lupa . yaitu akar masalah dari semua ini . " , " bagai macam simpang itu mesti tidak perlu siar bila saja umat islam ini punya sistem ' kebal ' aqidah . di masa rasulullah saw , nyaris tidak pernah kita dapat kasus simpang paham yang aneh - aneh seperti sekarang ini , demikian juga di masa para " , " , bahkan juga pada masa - masa " , " . " , " mengapa demikian ? jawab karena di masa itu , islam ajar dengan sangat efektif kepada semua lapis umat . akses untuk kenal ajar islam demikian buka , sehingga nyaris tidak ada tempat lagi buat syetan untuk isi kosong aqidah umat . " , " balik yang jadi masa sekarang , subur bagai macam bentuk seleweng pikir di tengah milyaran umat islam justru karena lemah sistem kebal ( immunitas ) umat dari sisi aqidah . begitu banyak umat islam yang jahil hadap agama sendiri . " , " dan sebab mudah tebak , ya karena akses umat islam untuk bisa ajar agama islam nyaris sumbat seluruh , kecuali lewat lubang - lubang jarum yang nyaris tidak mungkin bisa lewat . kalau nabi muhammad saw telah wajib seluruh umat islam untuk ajar agama , justru umat islam nyaris tidak pernah upaya . " , " namun umat islam kini justru tidak punya lagi institusi untuk ajar islam cara serius . agama islam tidak ajar di sekolah - sekolah , kecuali hanya dar basa - basi . bahkan malah muncul ide untuk pisah sekolah agama dan sekolah umum , olah agama tidak perlu ajar kecuali buat mereka yang mau ajar saja . " , " ajar didik agama islam sejak dari sd hingga guru tinggi sama sekali tidak pernah hasil ajar agama cara proporsional . bahkan dar pasti bahwa umat islam bisa baca al - quran sekalipun tidak pernah ada tanggung - jawab . " , " urus ajar agama olah jadi urus masing - masing , negara anggap tidak punya wajib untuk ajar agama . dan nyata memang negara ini tidak pernah diri sekolah agama , madrasah , pesantren atau bahkan masjid sekalipun . kalau di negeri ini ada masjid , madrasah , pesantren dan bagai , semua itu hasil infaq , waqaf dan patungan sukarela umat islam sendiri . padahal yang bayar pajak dan biaya selenggara negara adalah umat islam . " , " di tingkat orang dewasa , lebih sulit lagi untuk dapat akses ajar ilmu agama . kalau pun ada kursus , seminar , latih atau didik , biasa untuk hal - hal yang kait dengan penting duniawi semata . kursus bahasa inggris , komputer , pajak ( brevet ) mungkin paling banyak cari . tapi kursus agama , sudah banyak yang diri dan sudah bubar jalan . " , " kalau pun di masjid ada aji , seringkali tidak terporgram dengan baik . di samping sulit sekali dapat ustadz yang kualitas , yang kuasa ilmu - ilmu islam dengan baik . " , " faktor yang tidak kalah penting yang sebab muncul pikir yang seleweng dari aqidah karena makin langka para ulama . yang tua sudah banyak yang panggil allah , sedang yang muda belum lihat tanda - tanda . kalau pun ada , kapasitas bukan ulama , lain dar tukang pidato yang kostum kiyai , lalu ekspose media sehingga cuat , namun sayang dari segi ilmu dan kapasitas amat jauh dari kriteria ulama . " , " bagaimana mau sebut ulama , kalau bahasa arab pun tidak paham ? bagaimana dia akan terang suatu ayat , kalau rujuk ke kitab tafsir pun tidak mampu ? bagamana mau terang hadits nabawi , kalau minta mentakhrij buah hadits pun tidak punya ilmu ? " , " belum lagi kalau kita bicara kuantitas banding jumlah ulama dengan umat . rasio banding jadi sangat tidak imbang . sehingga orang ulama harus layan begitu banyak umat islam , yang sebar di antero nusantara ini . " , " dan sayang sekali lagi , tidak ada satu pihak yang pikir untuk beri " , " atau dar nafkah bagi para ulama . jangan banding dengan ceramah ibu kota yang sekali ceramah bisa kantung juta rupiah , tetapi bayang para ulama yang di desa - desa , daerah pencil bahkan di pinggir jakarta sekalipun . maka sedikit sekali ibu - ibu yang pompa semangat kepada anak agar kelak jadi ulama . " , " bahkan ibu guru di sekolah kalau beri pilih kepada anak didik tentang cita - cita mereka , tidak pernah sebut profesi ulama bagai pilih . paling - paling mereka tanya ,  " anak - anak , nanti kalau besar mau jadi dokter , insinyur atau pilot ?  " belum pernah mereka tawar apakah anak - anak mau jadi ulama ? " , " di tengah lesu darah ajar agama di tengah umat dalam arti luas , maka lahir wilayah " , " , suatu wilayah di tengah umat yang tidak sentuh siram dakwah dan taklim islam . bahkan seringkali bukan di dalam kalimantan , lain di tengah belantara beton jakarta , masih banyak dapat . " , " sungguh semua bohong dari pikir sesat di tengah umat hanya akan tumbuh subur di wilayah " , " ini . orang - orang yang awam dengan al - quran dan as - sunnah serta tidak pernah dapat didik agama yang dasar sejak kecil , paling rentan hadap virus ini . sayang , jumlah mereka justru mayoritas dan paling besar . " , " dan memang nyata , semua alir sesat dan seleweng itu umum paling mati dan paling gigih juang oleh mereka yang tidak punya dasar agama yang baik . mereka baru saja punya semangat agama telah temu dengan pikir sesat itu . tentu lewat indoktrinasi sesat yang eksiotik dan eksklusif . jadi mereka ibarat kerbau yang cocok hidung , ibarat kuda beri kaca mata , ibarat katak di bawah tempurung . mereka tidak bisa lihat benar karena sudah cekok oleh senior dengan agam racun pikir yang bahaya . " , " maka bila kita tidak ingin gera sesat ini tiap hari muncul dengan agam bentuk dan versi , tidak ada jalan lain kecuali kita tingkat kualitas dan kuantitas ajar agama islam cara sambung . jangan sampai ada lagi wilayah " , " di negeri ini . " , " ulama harus segera lahir dengan jumlah dan kualitas yang lipat . baik lewat kader maupun lewat kirim calon ulama ke bagai universitas islam kualitas di bagai negara islam . bahkan untuk cepat , para ulama di timur tengah perlu ' impor ' kesini dalam jumlah besar , untuk akselerasi tumbuh ulama di negeri ini . ceramah yang tidak bisa bahasa arab dan kurang ajar syariah , perlu didorng dan beri semangat untuk sekolah lagi dengan serius , jangan hanya sibuk ceramah kesana kemari kejar order pesan . mereka harus pikir untuk tingkat mutu dan matang ilmu . " , " sekolah islam , madrasah , pesantren , majelis taklim perlu revolusi diri , tingkat kualitas , luas cakup , kaya modal , canggih sistem , akselerasi cara serius , profesional dan tanggung - jawab . jangan ada lagi larang dan rasa curiga dari kalang tentu bahwa pesantren itu sarang teroris . curiga seperti ini tidak punya tuju lain kecuali ingin roboh agama . " , " moga allah swt tolong kita semua dan lama kita tolong agama - nya dari rusa pikir alir sesat . amien .
